Kota Tarakan merupakan satu-satunya kota di Provinsi Kalimantan Utara, Indonesia dan juga merupakan kota terkaya ke-17 di
Indonesia. Kota ini memiliki luas wilayah 250,80 km² dan sesuai dengan data
Badan Kependudukan Catatan Sipil dan Keluarga Berencana, Kota Tarakan
berpenduduk sebanyak 239.787 jiwa.
Tarakan atau juga dikenal sebagai Bumi
Paguntaka, berada pada sebuah pulau kecil. Tarakan adalah salah satu bagian Hindia Belanda dan penting sebagai pusat produksi minyak, karena 2 ladang minyak di pulau Tarakan memproduksi 80.000 barel minyak tiap bulan pada tahun 1941. Semboyan dari kota Tarakan adalah Tarakan Kota "BAIS" (Bersih,
Aman, Indah, Sehat dan Sejahtera).
Menurut cerita rakyat, Tarakan berasal dari bahasa tidung “Tarak” (bertemu) dan “Ngakan”
(makan) yang secara harfiah dapat diartikan “Tempat para nelayan untuk
istirahat makan, bertemu serta melakukan barter hasil tangkapan dengan nelayan
lain. Selain itu Tarakan juga merupakan tempat pertemuan arus muara Sungai
Kayan, Sesayap dan Malinau. Dan kota Tarakan dalam sejarahnya mempunyai kerajaan yang bernama Kerajaan Tidung dari Dinasti Tenggara. Dan pusat kekuasaannya bermula di kawasan Pantai Amal, kemudian berpindah-pindah tempat tetapi masih tetap di Pulau Tarakan dan akhirnya karena perseteruan politik dan campur tangan pihak asing (Belanda) maka kerajaan ini berada di bawah kekuasaan Kesultanan Bulungan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar